Heboh! Gadis Tionghoa Ini Ingin Berkahwin Dengan “Orang Afrika”, Tapi Selepas Mendengar “Masalah BESAR” yang Harus Ia Lalui, Ia Terus Membatalkan Pernikahan!

Like Page Kami Di Facebook!

Jom Share...

Menikah dengan orang yang berbeza latar belakang itu memang sulit sekali. Jangan beza budaya atau beza negara, satu negara tapi beda agama saja sudah susah, apalagi yang bezanya sampai ke warna kulit (bukannya rasis !)

Jarang sekali kita dengar ada orang Asia nikah sama orang Afrika. Tapi bayangkan, jika benar ada, maka gadis Asia, tak terkecuali awek Indonesia harus melalui 7 cobaan ini! Sanggupkah kira-kira? Jom baca di bawah!

1. Soal bahasa

Tentu saja bahasa sangat berperanan besar dalam hubungan. Orang Afrika kebanyakan menguasai 2 bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa suku daerahnya. Kalau ingin menikah dengan orang Afrika, minimal harus boleh berbahasa Inggris. Kalau ingin lebih bisa berbaur lagi dengan keluarganya atau di kampung halamannya di Afrika harus belajar lagi bahasa suku daerahnya. Bahasa bisa menjadi senjata dalam kehidupan sehari-hari.

2. Budaya yang berbeza

Sebagai 2 orang yang lahir di negara yang budayanya jauh berbeda, satu budaya barat yang cenderung lebih terbuka, sedangkan budaya timur yang lebih tradisional, tentunya akan menimbulkan banyak masalah dalam hubungan, seperti contoh terlalu menjunjung kebebasan dan kurangnya kesetiaan.

3. Restu Orang Tua

Jujur saja, di dunia ini, orang-orang lebih mengagungkankan orang berkulit putih dibandingkan orang berkulit hitam. Bahkan ada orang tua yang mengancam untuk putus hubungan dengan putrinya jika ia tetap berkeras menikah dengan pemuda Afrika.

4. Kesepian

Kalau keduanya tinggal di bandar yang sama setelah menikah tidak jadi masalah. Namun jika disuruh pulang ke kampung halamannya di Afrika, tentu ini akan menjadi cubaan berat bagi wanita kerana harus berpisah dengan keluarga dan hidup di suasana yang sangat asing baginya.

5. Masalah agama

Jika agama kedua orang berbeza, kebanyakan isteri yang harus mengikuti agama suami. Afrika termasuk negara yang cukup religius dan apabila tinggal di sana pasti akan disuruh untuk melaksanakan ibadah atau mengubah agama oleh keluarga. Kalau tidak dituruti maka akan sulit diterima oleh masyarakat dan bergabung dengan budaya setempat. Tentu saja jika agama keduanya sama tidak jadi masalah.

6. Kedudukan  lelaki lebih  tinggi dari wanita

Ketidakseimbangan gender di Afrika cukup parah. Memukul isteri atau punya simpanan di luar merupakan hal yang wajar dan boleh dilakukan secara terang-terangan! Sedangkan wanita sama sekali tidak punya hak untuk bersuara ataupun dihormati sebagai seorang individu.

 

Memang pernikahan itu memerlukan persefahaman sama  dari kedua belah pihak, tidak boleh sepihak saja. Sebaiknya sebelum menikah ketahui dulu luar dan dalam orangnya seperti apa, latar belakangnya, diskusikan baik-baik kehidupan setelah menikah, komunikasikan baik-baik, jangan sampai sudah menikah baru menyesal! Jika benar cinta sejati, maka pasti bisa melewati segala cubaan dan rintangan!

Tulisan di atas adalah pandangan yang nyata sahaja. Tidak semua orang macam tu.. Yang penting anda semua tahu apa yang nak dicapai dalam hidup. Admin tidak akan bertanggungjawab sekiranya artikel ini disalahertikan.

Sumber: happy via Cerpen


Lagi Heboh

Loading...

Comments

comments