Perhatian! Jika Telapak Kaki Anda Sakit Ketika Ditekan, Maka 3 Bahaya Kesihatan Ini Mungkin Sedang Anda Alami Tanpa Anda Sedari!

Like Page Kami Di Facebook!

Jom Share...

Cuba tekan bahagian telapak kakimu dengan menggunakan jari kuat-kuat, apakah kamu merasakan sakit disana?

Bahagian telapak kaki kita sendiri itu penuh dengan titik akupuntur sehingga kalau ditekan dan sakit, maka pasti ada bahagian tubuhmu yang tidak sehat!

Apalagi kalau bahagian jarimu yang sakit, kamu harus lebih memperhatikannya lagi loh! Nak tau? Jom cekidot!

1. Jari Kaki

Jika jari kakimu sakit ketika ditekan, maka itu pertanda bahwa otak kamu sedang kelelahan. Otak kita merupakan pusat pengatur segalanya dalam tubuh kita.

Terkadang kita sering tidak tahu jika otak kita sedang kelelahan. Oleh kerana itu, kamu boleh mencuba untuk menghela napas panjang supaya oksigen lebih banyak mengalir ke bahagian otakmu. Tapi jika kamu sampai merasa pusing berkepanjangan, ada baiknya kamu mencari dokter spesialis terdekat!

2. Bahagian tengah telapak kaki

Ini artinya ada yang bermasalah dengan bahagian sistem pencernaanmu.

Boleh jadi kerana konsumsi daging yang berlebihan ataupun stress yang kamu alami sekarang. Kamu boleh cuba mengurangi makan daging, dan perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi ataupun bubur yang mudah diserap oleh pencernaanmu.

3. Tumit kaki

Jika kamu merasakan sakit bahagian tumit kaki, ini berarti organ reproduksimu tidak terlalu sehat.

Untuk wanita, kamu sering mengalami telah haid dan sakit yang luar biasa ketika haid. Jika kamu mengalami gejala ini, segeralah cari ke dokter spesialis terdekat.

Untuk mencegah hal ini terjadi lagi, kamu boleh memakai syal pada bahagian lehermu untuk menghangatkan tubuhmu.

Wah ternyata dari bahagian telapak kaki kita saja kita boleh tahu apakah kita sehat atau tidak ya?

Jangan lupa share ini ke teman-temanmu ya supaya mereka boleh cek kesehatan tubuh mereka sendiri!

Sumber: Nocancer via IniSerius.online

Wanita, Hati-hati! Jika Muncul 5 Tanda Ini pada Payudaramu, Boleh Jadi Itu Gejala Awal Kanser Payudara! Periksa Sekarang Sebelum Terlambat!

Menurut lembaga servey Organisasi Kesihatan Dunia, kanser payudara adalah penyebab utama kematian di kalangan wanita muda, terhitung 25% dari semua wanita berusia 20-39 tahun yang meninggal kerana kanser.

Sebenarnya, jika kanser payudara dideteksi dan diubati pada tahap awal masih ada kemungkinan menghindari hal-hal buruk terjadi. Tapi justru kerana banyak wanita belum cukup tahu tentang kanser payudara, bahkan kadang mereka sendiri tidak tahu yang mereka telah mengidap kanser payudara, mereka tertinggal masa terbaik untuk pengubatan.

Berikut ini cara melihat sendiri kanser payudara:

1. Cek apakah ada benjolan di payudara

Benjolan pada payudara adalah langkah umum untuk mengesan kanser payudara. Yang paling mengerikan adalah benjolan yang keras, yang dipegang seperti dahi, keras-keras dan tidak mudah ditekan (inilah kuncinya).

Anda boleh mencuba berbaring di tempat tidur untuk memeriksa payudara sendiri, kerana saat berbaring, jaringan payudara akan lebih rata dan akan lebih mudah mengesan benjolan.

 

2. Cek apakah ada benjolan atau pembengkakan getah bening di ketiak

Kelenjar getah bening dapat mengesan kanser payudara sejak dini. Beberapa pesakit mungkin pertama kali muncul gejala pembesaran kelenjar getah bening di ketiak. Jika Anda berusia di atas 40 tahun, dan secara tidak sengaja menemukan kelenjar getah bening bengkak di bawah ketiak, dan ada kecenderungan “bertumbuh”, segera periksa ke doktor.

3. Cek apakah ada cairan keluar dari puting payudara

Picit sedikit puting payudara Anda, amati apakah ada cairan yang keluar berupa cairan pulpa atau nanah, jika ada segera periksa ke doktor.

4. Ada tidak rasa sakit atau sensasi terbakar pada payudara

Jika payudara terasa nyeri, gatal atau ada sensasi terbakar (kemerahan) dan sebagainya, segera periksa ke doktor.

5. Kelainan pada permukaan payudara

● Perubahan abnormal pada kulit payudara, terutama kulit tiba-tiba menjadi sangat kasar, seperti kulit jeruk

● Terlihat pembuluh darah pada payudara, payudara yang tadinya mulus tiba-tiba muncul pembuluh darah;

● Permukaan payudara yang tadinya mulus dan rata tiba-tiba cekung/masuk ke dalam seperti lubang atau lesung pipi

Berikut wanita yang lebih beresiko kena kanser payudara:

Risiko kanser payudara meningkat seiring bertambahnya usia, diperkirakan bersinergi dengan tingkat perubahan endokrin. Kejadian wanita berusia 45-50 tahun secara signifikan lebih tinggi daripada wanita berusia di bawah 45 tahun. Setelah menopause, resikonya akan terus meningkat.

Selain usia, gaya hidup juga mempengaruhi resiko kanser payudara:

1. Menstruasi awal datang terlalu cepat, menopause datang terlambat, infertilitas dan hamil pertama di usia yang sudah besar

2. Merokok, obesitas jangka panjang, bergadang

3. Lingkungan pekerjaan atau lingkungan hidup yang terpapar radiasi dalam jangka panjang

4. Minum banyak ubat hormonal seperti pil KB

5. Ada riwayat penyakit payudara lainnya, seperti tumor jinak atau hiperplasia payudara.

6. Merupakan keturunan keluarga yang menderita kanser payudara, seperti wanita dengan ibu yang kena kanser payudara, anaknya juga beresiko tinggi kena kanser payudara.

Walau keturunan atau tidak, setiap wanita WAJIB memeriksa payudara sendiri. Lakukan pemeriksaan minimal sebulan sekali, 3-7 hari setelah menstruasi. Kalau mendapati 1 satu dari 5 tanda di atas, segera periksa ke doktor!

Jom SHARE info penting ini ke wanita di sekitarmu!

Sumber: how via IniSerius.com


Lagi Heboh

Loading...

Comments

comments