Seorang CEO Yg Menyamar Sebagai Pekerja Baru Di Syarikatnya Mendapati Pekerja Yang Sentiasa Memotivasi Beliau Adalah “Seorang Ibu Tunggal”. Reaksi Ibu Tunggal Itu Setelah Mengetahui Orang Itu Adalah CEO Nya Sangat Mengejutkan…

Like Page Kami Di Facebook!

Jom Share...

Banyak industri perkhidmatan harus berurusan dengan apa yang disebut “pelanggan rahsia”, mereka adalah kakitangan yang bertanggungjawab untuk menilai prestasi pekerja yang dihantar khas oleh syarikat tanpa disedari di kalangan pelanggan mereka adalah ketua syarikat itu sendiri.

Namun, “rahasia” yang dihadapi Angel yang bekerja di bagian ritel itu sangat istimewa. Dia adalah CEO perusahan Mitchell Modell yang menyamar sebagai pegawai baru, dan Angel ditugaskan untuk membimbingnya.

CEO sebuah syarikat borong bernama Mitchell Modell ini menyamar menjadi seorang pegawai baru di syarikatnya. Dia pun akhirnya mengikuti bimbingan bagi untuk pegawai baru dari seorang pegawai bernama Angel.

Pihak perusahaan pun telah memberitahu Angel bahwa mereka akan merakam proses pelatihan ini untuk dijadikan dokumentasi perusahaannya, tetapi mereka sama sekali tidak memberitahukan Angel bahwa yang dia bimbing adalah CEO perusahaan tersebut.

Dalam proses latihan, Mitchell mendapati beberapa pekerja barisan hadapan mempunyai masalah, tetapi juga mendapati bahawa Angel secara peribadi juga bekerja sesuai dengan keperluan syarikat dan sangat ramah dengan pelanggan.

Angel pun kemudian membawa Mitchell ke gudang dan menanyakan beberapa hal mengenai pekerjaan Mitchell dulu.

Mitchell pun membohongi Angel dengan mengatakan bahwa dulunya dia membuka sebuah syarikat, namun bangkrup kerana usahanya tidak terlalu bagus, dan sekarang jatuh miskin.

Setelah mendengar secara ringkas masa lalunya, Angel berkata : “Meskipun terkadang Anda merasa sedih, tapi selama Anda terus memotivasi diri sendiri, Anda akan merasa bahagia.”

Setelah mendengar pengalaman Angel, Michelle memutuskan untuk bertanya Masa lalu Angel, dan cerita Angel pun membuat Mitchell sangat terkejut.

Angel mengatakan bahwa dulunya dia adalah seorang pengurus di sebuah restoran, tetapi di PHK kerana mengandung anak yang ketiga. Saat itu ia berusia 25 tahun, dan tinggal di jalanan bersama ketiga-tiga anaknya.

Mereka pernah menahan lapar dan tidur di steaen kereta api, sampai akhirnya mereka tinggal di tempat tinggal untuk golongan gelandangan. Hingga sekarang Angel tetap berusaha keras dan tidak menyerah pada nasibnya.

Angel berkata sambil menatap wajah Mitchelll yang sedih dan meneteskan air mata. “Tapi tidak masalah bagiku, saya tidak ingin Anda merasa sedih atas apa yang saya alami,” katanya.

Tak lama setelah pelatihan tersebut berakhir, Angel pun mendapatkan surat panggilan untuk bertemu dengan CEO syarikatnya itu.

Pada saat itu, Mitchell pun membuka identitinya di depan Angel bahwa dia adalah CEO syarikat tempat dia bekerja sekarang, dan serentak saja hal itu pun membuat Angel terkejut !

Mitchell berkata, “Saya sangat sedih jika gaji bekerja di syarikat ini tidak cukup membuatmu memiliki rumah, namun, kerana kerja dan pandangan hidupmu, saya memutuskan untuk menambah gajimu menjadi 14.000 dolar AS (189 juta rupiah).

Angel benar-benar tidak percaya setelah mendengar keterangan Mitchell, CEO-nya.

Dan balasan yang akan diberikan Mitchell pada Angel tidak hanya kenaikan gaji, ia mengatakan bahwa setelah pelatihan yang dia jalani bersama Angel pada saat itu.

Dia pun terus berpikir bagaimana caranya untuk membantu Angel, hingga akhirnya dia pun memutuskan untuk memberikan Angel sehelai cek bebas pajak, supaya Angel dan anak-anaknya tidak perlu tinggal di tempat tinggal gelandangan lagi.

Angka yang tertera dalam cek senilai 250000 dolar AS atau sekitar 3.3 miliar rupiah, Mendengar semua itu, Angel pun sangat terkejut sampai kakinya lemas dan jatuh berlutut di depan Mitchell.

Mitchell kemudian mengangkat Angel menjadi penolong pengurus. Sementara Angel menggunakan cek tersebut untuk membeli sebuah rumah. Anak-anaknya pun kini tidak perlu lagi hidup sebagai gelandangan.

Angel yang bekerja dengan sepenuh hati ini akhirnya mendapatkan berkah yang tak diduganya.

Alangkah indahnya jika para bos di dunia seperti CEO Mitchell ini, terjun langsung untuk memahami Kondisi para pekerja rendahan, dan entah perubahan apa yang akan terjadi jika memang demikian adanya.

Sumber: goodtimes.my
Kredit: erabaru.my


Lagi Heboh

Loading...

Comments

comments